Selasa, 04 Desember 2012

Happy Birthday [Selamat Ulang Tahun] Chinen Yuri :))

Walaupun udah telat 4 hari yang lalu,,
*soalnya beneran beberapa minggu kemarin dan minggu kedepannya ini akan jadi hari2 yang sibuk.

30 November kemarin, disibukan dengan praktikum Pengawetan dan Fermentasi ,,terutama Fermentasi yang sampai dibela2 in sleepover di lab. Dan terguncang oleh hasil Spektrofotometer gula reduksi yang naik turun ga karuan...

Tapi yang jelas nggak ngurangi esensi nih,,buat ngucapin Otanjoubi Omedeto buat dek Chinen ..(*eaaaaa)








Selamat Ulang Tahun ^^

I Love Indonesia !!!


Kapan terakhir kali diri kalian merasa jiwa Nasionalisme dalam diri kembali lagi?

Setelah selesai baca buku 5 cm (*telat banget yaa  -___-“) nya Dhonny Dirgantoro saya sempet berucap, wah,,beruntung banget saya bisa baca buku ini. Dan saya sempat berpikir buku ini harus dibaca sama seluruh orang Indonesia eh,,bukan hanya orang Indonesia tetapi orang di belahan bumi lain juga perlu disuguhi buku ini. Buku ini pas banget buat “kamu2” yang mengaku lebih cinta Negara lain di banding Ibu Pertiwi ini, yaa Ibu Pertiwi tempat kalian dilahirkan, tempat kalian memijakkan kaki, tempat kehidupan kalian dan tempat kalian kembali lagi pada Nya.  Dan saya lebih beruntung karena saya orang Indonesia.




jadi pengin ng-share beberapa cuplikan dialog, yang aslii bikin mrinding ..

Berikut cuplikan dari 5 cm

Tujuh meter …
Lima meter …
Tiga meter …
..!!!
“dan …kita di Mahameru…”
.....................

                “Biasanya kalo manusia ngerasain keindahan yang amat sangat, dia reflex akan memejamkan mata dan membwa keindahan itu ke hati karena keindahannya nggak bisa diucapkan dengan kata2 atau diterjemahkan dengan cara apapun sama indera fisik. Tapi sekarang kayaknya di sini teori itu bis dibantah …” Arial berkata lembut.
                Semuanya tersenyum dan menoleh ke Arial. Rombongan kecil anak manusa itu bersujud syukur di puncak Mahameru, mengucapkan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada Tuhan dan kepada tanah yang telah menghidui mereka. Ibu yang selalu memberikan tanah dan airnya setiap hari. ibu yang akan melalu mencintai anak2 bangsa. Air mata yang berjatuhan membasahi pasir di puncak Mahameru, membuat rasa terima kasih begitu indah. Mereak berenam berpelukan sangat erat, air mata kembali jatuh, menjadi saksi bening eratnya persahabatan mereka.
........................

Bagian lain yang nggak kalah bikin merinding sewaktu pengibaran bendera merah putih pada 17 Agustus di puncak Mahameru…..dengan iringan lagu Indoensia raya yang dinyanyikan para pendaki dengan suara sesenggukan yang jelas terdengar diantara barisan pendaki.

........................
                Mereka berenam berpelukan dalam rangkulan membentuk lingkaran kecil.”sebuah kehormatan bagi saya. Saya …Genta telah mendaki Mahameru bersama kalian tercinta…di Tanah Air tercinta ini. Kehormatan ini tidak akan saya lupakan seumur hidp saya.”
                Genta mengucapkan kalimat tadi sambil berkaca2 menatap temen2nya. Pelukan meraka bertambah erat.
                “suatu kehormatan juga bagi saya dan kehormatan itu buat kita semua … saya Arial, seorang yang sangat mencintai tanah ini.”
                “Juga bagi saya…Arinda, Indonesiaku…saya mencintaimu sepenuhnya.”
                “Semuanya berawal dari sini…”Zafran menunjuk keningnya, “Saya Zafran, saya mencintai negeri indah dengan gugusan ribuan pulaunya sampai saya mati dan menyatu dengan tanah tercinta ini.”
                Riani menarik napas panjang menahan tangis, “Dan selam a ribuan langkah kaki ini, selama hati ini bertekad, hingga semuanya bisa terwujud sampai di sini, jangan pernah sekali pun kita mau menyerah mengejar mimpi kita…Saya Riani, saya menc intai tanah ini dengan sepenuh hati saya.”
                “saya Ian…saya bangga bisa berada di sini bersama kaliansemua. Saya akan mencintai tanah air ini seumur hidup saya, saya akan menjaganya, dengan apapun yang saya punya, saya akan mejnaga kehornatannya  saperti saya menjaga diri saya. Seperti saya selalu menjaga mimpi2 saya terus hidup bersama tanah air tercinta ini."

...........................


Di buku ini, saya seolah2 bisa melihat dan ikut merasakan perjalanan mereka menuju Mahameru mulai dari naik Jip di Tumpang, Ranu Pale, Ranu Kumbolo, padang Ilalang yang begitu luas, Hutan tempat Genta sebelumnya pernah tersesat, hamparan edelwis yang sungguh luar biasa indahnya, Kalimati, Arcopodo, dan puncak tertinggi di Jawa Mahameru.

Mungkin sebelumnya pernah dicerita in temen ,,tepatnya kakak temen saya tentang Semeru dan pengalaman dia tersesat di hutan  dan keajaiban dia bisa keluar dari sana. Kata beliau di hutan itu seolah2 dari tadi cuman lewat jalan ini2 aja jadi dari tadi jalan akhirnya kembali ketempat semula.  Dan pada waktu itu dia harus lewat hutan itu sendirian karena satu orang temennya sakit dan yang satu nunggu in temennya itu. Ga biasa-biasanya temennya itu sakit, padahal diantara ketiganya dia yang paling kuat, pengalaman, dan ga gampang nyerah untuk urusan naik gunung, tapi entah di Semeru ini dia yang paling drop kondisinya. Emang Semeru penuh misteri, ucap kakak temen saya itu.


Ato saya yang udah kebelet banget pengin ke sana, ..yaaa…hahahaha
Berbagai percakapan ke lima sahabat ini bener2 asyik untuk diikut..percakapan sosok pemuda2 Indonesia yang dibumbui ilmu2 pengetahuan serta analisa tentang masalah yang ada disekitar mereka… yang membuat kita diingatkan akan suatu hal yang pernah kita lupakan dan ditiap lembar halaman punya kejutan yang membuat semakin penasaran untuk lanjut halaman demi halaman.

.......... 
*cuplikan lagi ...

Muka Ian tampak menyala, matanya mengkilat diternagi cahaya api unggun. “Betul! Begitu juga dengan mimpi2 kamu, cita2 kamu, keyakinan kamu, apa yang kamu mau kejar taruh di sini”, Ian membawa jari telunjuknya menggantung mengambang di depan keningnya…
“kamu taruh di sini … jangan menempel di kening.
Biarkan…
dia…
mengambang…
5 centimeter …
Di depan kening kamu…”
                “jadi dia nggak akan pernah lepas dari mata kamu. Dan kamu bawa mimpi dan keyakinan kamu itu setiap hari, kamu liat setiap hari, dan percaya bahwa kamu bisa. Apapun hambatannya, bilang sama diri kamu sendiri, kalo kamu percaya sama keinginan itu dan kamu nggak bisa menyerah. Bahwa kamu akan berdiri lagi setiap kamu jatuh, bahwa kamu akan mengejarnya sampai dapat, apapun itu, segala keinginan, mimpi, cita2, keyakinan diri…”
                “… Biarkan keyakinan kamu , 5 centimeter menggantung mengambang di depan kening kamu. Dan … sehabis itu yang kamu perlu … Cuma …”
                “Cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan lebih sering melihat ke atas .”
                “lapisan tekat yang seribu kali lebih keras dari baja…”
                “dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya …”
                “serta mulut yang akan selalu berdoa …”
                “dan kamu akan selalu dikenang sebagai seseorang yang masih punya mimpi dan keyakinan, bukan Cuma seonggok daging yang hanya punya nama. Kamu akan dikenang sebagaiseseorang yang  percaya pada kekuatan mipi dan mengejarnya, bukan seorang pemimpi saja, bukan orang biasa-biasa saja tanpa tujuan, mengikuti arus dan kalah keadaaan. Tetapi seseorang yang percaya akan keajaiban mimpi kejaiban cita2, dan keajaiban keyakinan manusia yang tak terkalkulasikan dengan angka berapapun … Dan kamu nggak perlu bukti apakah mimpi2 itu akan terwujud nantinya karena kamu hanya harus mempercayainya.”
                “percaya pada… 5 centimeter di depan kening kamu.”










Minggu, 25 November 2012

Yang Terlewatkan ??




Kangeeeen ….
Beberapa hari ga up date blog, berasa kesepian juga,,hahaha
Maklum mahasiswa semester tua,, yang memerlukan concern yang lebih ke tugas2nya ibarat musim ujan kalii ya tugas itu,,,ga berhenti2. Keluar dulu dengan yang namanya tugas yuuukk,,,soalnya kalo ngomongin tugas ujung nya nyambung skripsi dan skripsi itu urusannya bisa panjang ……….stop!!!   (*nah lho).



…………… * Serius

Pernah kan denger cerita kalo ‘ndilalah’ waktu sholat itu justru keinget sama hal2 yang ga kita pikirkan sebelum sholat. Justru sholat itu ibarat alarm pengingat kita mengenai suatu hal yang terlupa  à wah..berarti sholat ku ga khusyuk ini… dan itu juga karena gangguan si syaiton. Inget ,,,inget syaitan itu bisa menyerang manusia ga hanya ‘one direction’ alias satu arah tapi semua arah depan, samping, belakang, atas, bawah, serong kanan, serong kiri (*malah nyanyi -____-“) demikian juga pas sholat.
Lha waktu itu pas kebetulan dengan segala pikiran dibubuhi tugas, laporan, ujian dan* skripsi (*karena udah mahasiswa tua) tiba2 terseliplah di situ keinget lagu nya Sheila on 7 pas lirik “Mungkin salahku melewatkanmu, tak mencarimu sepenuh hati | maafkan aku| kesalahanku melewatkanmu hingga kau kini dengan yang lain| maafkan aku”
*Deg

Oke bisa saya kontrol sampai sholat selesai.

Saya akui ini lagu emang bisa beneran buat orang galau seumur hidup kali yaaa !!!
Makan apa Eros waktu dulu nyiptain lirik lagu itu …. Kalo saya tau mau tak coba itu makanan.
Denger ini lagu, membuat saya berpikir kemana2 ,,,,
“apakah saya telah melewatkan jodoh saya?”
“Apakah saya telah melewatkan belahan jiwa saya?”
“Jangan2 belahan jiwa saya udah menikah!”
“jangan2 belahan jiwa saya sekarang udah beneran bersama yang lain! Trus nasib sayaaaaa?       Kyaaaaa Ibuuuuuu”
“Mungkin kah jodoh itu bisa terlewatka begtu saja? Gara2 tak serius berusaha mencari belaha jiwa…”
Amit2 ini lirik,   na’udzubillahi mindzalik jangan sampai.
Bla blab la bala 

Bener2 bisa membuat perasaan tercaruk marut ini lagu.

Dan pada akhirnya saya meng-ayom-ayom-I diri sendiri, dengan menjawab:
Saya masih muda ,,,Insya Allah umur masih panjang untuk bisa berusaha dan ga melewatkan ataupun dilewati begitu saja sang belahan jiwa….. Bismillah semoga engkau meng-amin ni doa hamba Yaa Rabb.

Semoga semua orang yang punya usaha untuk ga melewatkan belahan jiwanya , bisa beneran berhasil  ga akan melewatkan ataupun dilewati sang belahan jiwanya. ….. J 

Dan semoga kamu semua bukan seseorang yang terlewatkan dan melewatkan.
Amiiiiin ….

Karena sejatinya jodoh ga akan pernah salah alamat … resapi itu!


Thanks to ,,, for who???


Sebenernya ini cerita sudah ada sejak boomingnya penyusunan laporan magang dan ujian magang beberapa minggu yang lalu. Bahkan beberapa teman sudah membahasnya ketika mereka sudah selesai ujian magang di mana saya yang pada saat itu karena selesai magangnya termasuk telat jadi ujian magangnya juga termasuk akhir demikian dalam hal penyusuanan laporan karena    pengumpulan laporan dilakukan setelah ujian magang.

Teman saya yang  udah mau ng-jilid  itu laporan, dia cerita…
Eh, punya kalian kata pengantar  yang bagian ucapan terima kasih kalian isi siapa aja? …tanya temenku penasaran. 





Dan saya mulai berpikir,,,,oh bagian itu,,yaa,a,aaahmmmm,,
Saya jadi ingat ,,beberapa bulan yang lalu ketika cari referensi skripsi diperpustakaan hal lain yang seru dibaca adalah ucapan thanks to nya  di kata pengantar..  hihihi….

Kalo yang udah punya pacar,yya disebutin nama pacarnya, ada yang sok2 an kenal akrab sama adik tingkatnya samapi2 disebut in juga. Wauw ternyata dengan bangga mereka nyebut in nama pacarnya ….

Kalo ****, dia nyebut in nama pacarnya lho….cie… .” lanjut temenku
Wauw,,,iya juga ,,benerr2 tuh,,hahaha, “ tambahku dengan yakin

Walaupun sebenernya saya mulai mikir sesuatu,,,eh dan ternyata temenku tadi juga mikir hal yang sama.
Hmm, besok ka diskripsi enaknya gimana yaaaa?  Hahaha apa yang arus kita sebutkan ,,,kalo notabennya kita ini …. “ ucapku


Dan mungkin ini solusi nya kali yaaa,,,


“Terima kasih untuk partner hidupku kelak , semoga kita dipertemukan di waktu yang tepat. ^^”

Follower